Laman

Rabu, 16 Agustus 2017

REVOLUSI INDUSTRI


Revolusi bisa diartikan sebagai perubahan secara cepat atau perubahan yang cukup mendasar dalam suatu bidang atau di suatu tempat. Sementara Industri artinya proses membuat atau menghasilkan suatu barang. Perubahan yang terjadi di Inggris pada abad ke-18 merupakan perubahan dalam memproduksi barang-barang dari penggunaan tenaga manusia kepada mesinmesin. Jadi Revolusi Industri adalah perubahan cara membuat atau menghasilkan barang yang semula menggunakan tenaga manusia beralih ke tenaga mesin.

A. Latar Belakang Revolusi Industri

Istilah revolusi industri diperkenalkan untuk pertama kalinya oleh Friedrich Engels dan Louis-Auguste Blanqui pada pertengahan abad ke-19. Tidak jelas penanggalan secara pasti tentang kapan dimulainya revolusi industri. Tetapi T.S. Ashton mencatat permulaan revolusi industri terjadi kira-kira antara tahun 1760-1830. Revolusi ini kemudian terus berkembang dan mengalami puncaknya pada pertengahan abad ke-19 , sekitar tahun 1850, ketika kemajuan teknologi dan ekonomi mendapatkan momentum dengan perkembangan mesin tenaga-uap, rel, dan kemudian di akhir abad tersebut berkembang mesin kombusi dalam serta mesin pembangkit tenaga listrik.

Revolusi Industri terjadi pada pertengahan abad ke-18. Awalnya didahului oleh revolusi agraria. Ada dua tahap revolusi agraria. Revolusi Agraria I adalah tahapan terjadinya perubahan penggunaan tanah yang semula hanya untuk pertanian menjadi usaha pertanian, perkebunan, dan peternakan yang terpadu. Revolusi Agraria II mengubah cara mengerjakan tanah yang semula tradisional dengan penggunaan mesin-mesin atau mekanisasi. Revolusi Industri terjadi di Inggris karena sebab-sebab berikut.

1. Situasi politik yang stabil. Adanya Revolusi Glorius tahun 1688 yang mengharuskan raja bersumpah setia kepada Bill of Right sehingga raja tunduk kepada undang-undang dan hanya menarik pajak berdasarkan atas persejutuan parlemen.
2. Inggris kaya bahan tambang, seperti batu bara, biji besi, timah, dan kaolin. Di samping itu, wol juga yang sangat menunjang industri tekstil.
3. Adanya penemuan baru di bidang teknologi yang dapat mempermudah cara kerja dan meningkatkan hasil produksi, misalnya alat-alat pemintal, mesin tenun, mesin uap, dan sebagainya.
4. Kemakmuran Inggris akibat majunya pelayaran dan perdagangan sehingga dapat menyediakan modal yang besar untuk bidang usaha. Di samping itu, di Inggris juga tersedia bahan mentah yang cukup karena Inggris mempunyai banyak daerah jajahan yang menghasilkan bahan mentah tersebut.
5. Pemerintah memberikan perlindungan hukum terhadap hasil-hasil penemuan baru (hak paten) sehingga mendorong kegiatan penelitian ilmiah. Lebih-lebih setelah dibentuknya lembaga ilmiah Royal Society for Improving Natural Knowledge maka perkembangan teknologi dan industri bertambah maju.
6. Arus urbanisasi yang besar akibat Revolusi Agraria di pedesaan mendorong pemerintah Inggris untuk membuka industri yang lebih banyak agar dapat menampung mereka.

B. Proses Revolusi Industri

Pada akhir abad Pertengahan kota-kota di Eropa berkembang sebagai pusat kerajinan dan perdagangan. Warga kota (kaum Borjuis) yang merupakan warga berjiwa bebas menjadi tulang punggung perekonomian kota. Mereka bersaing secara bebas untuk kemajuan dalam perekonomian. Pertumbuhan kerajinan menjadi industri melalui beberapa tahapan, seperti berikut.

1. Domestic System
Tahap ini dapat disebut sebagai tahap kerajinan rumah (home industri). Para pekerja bekerja di rumah masing-masing dengan alat yang mereka miliki sendiri. Bahkan, kerajinan diperoleh dari pengusaha yang setelah selesai dikerjakan disetorkan kepadanya. Upah diperoleh berdasarkan jumlah barang yang dikerjakan. Dengan cara kerja yang demikian, majikan yang memiliki usaha hanya membayar tenaga kerja atas dasar prestasi atau hasil. Para majikan tidak direpotkan soal tempat kerja dan gaji.

2. Manufactur
Setelah kerajinan industri makin berkembang diperlukan tempat khusus untuk bekerja agar majikan dapat mengawasi dengan baik cara mengerjakan dan mutu produksinya. Sebuah manufactur (pabrik) dengan puluhan tenaga kerja didirikan dan biasanya berada di bagian belakang rumah majikan. Rumah bagian tengah untuk tempat tinggal dan bagian depan sebagai toko untuk menjual produknya. Hubungan majikan dengan pekerja (buruh) lebih akrab karena tempat kerjanya jadi satu dan jumlah buruhnya masih sedikit. Barang-barang yang dibuat kadang-kadang juga masih berdasarkan pesanan.

3. Factory System
Tahap factory system sudah merupakan industri yang menggunakan mesin. Tempatnya di daerah industri yang telah ditentukan, bisa di dalam atau di luar kota. Tempat tersebut untuk untuk tempat kerja, sedangkan majikan tinggal di tempat lain. Demikian juga toko tempat pemasaran hasil industri diadakah di tempat lain. Jumlah tenaganya kerjanya (buruhnya) sudah puluhan, bahkan ratusan. Barang-barang produksinya untuk dipasarkan.

Adanya penemuan teknologi baru, besar peranannya dalam proses industrialisasi sebab teknologi baru dapat mempermudah dan mempercepat kerja industri, melipatgandakan hasil, dan menghemat biaya. Penemuan-penemuan yang penting, antara lain sebagai berikut.

1. Kumparan terbang (flying shuttle) cipataan John Kay (1733). Dengan alat ini proses pemintalan dapat berjalan secara cepat.
2. Mesin pemintal benang (spinning jenny) ciptaan James Hargreves (1767) dan Richard Arkwright (1769). Dengan alat ini hasilnya berlipat ganda.
3. Mesin tenun (merupakan penyempurnaan dari kumparan terbang) ciptaan Edmund Cartwight (1785). Dengan alat ini hasilnya berlipat ganda.
4. Cottongin, alat pemisah biji kapas dari serabutnya cipataan Whitney (1794). Dengan alat ini maka kebutuhan kapas bersih dalam jumlah yang besar dapat tercukupi.
5. Cap selinder ciptaan Thomas Bell (1785). Dengan alat ini kain putih dapat dilukisi pola kembang 200 kali lebih cepat jika dibandingkan dengan pola cap balok dengan tenaga manusia.
6. Mesin uap, ciptaan James Watt (1769). Dari mesin uap ini dapat diciptakan berbagai peralatan besar yang menakjubkan, seperti lokomotif ciptaan Richard Trevethiek (1804) yang kemudian disempurnakan oleh George Stepenson menjadi kereta api penumpang. Kapal perang yang digerakkan dengan mesin uap diciptakan olehRobert Fulton (1814).

Mesin uap merupakan inti dari Revolusi Industri sehingga James Watt sering dianggap sebagai Bapak Revolusi Industri I'. Penemuan-penemuan baru selanjutnya, semakin lengkap dan menyempurnakan. Hal ini merupakan hasil Revolusi Industri II dan III, seperti mobil, pesawat terbang, industri kimia dan sebagainya.

C. Dampak Revolusi Industri

Revolusi industri telah menimbulkan perubahan besar dalam tatanan kehidupan masyarakat Inggris. Revolusi Industri memberikan bermacam dampak positif dalam bidang ekonomi, sosial, politik dan ilmu pengetahuan. Secara umum, dampak revolusi industri bagi kehidupan penduduk Inggris antara lain sebagai berikut.

1. Bidang Sosial
Akibat berkembangnya industri, pusat pekerjaan berpindah ke kota. Terjadilah urbanisasi besar-besaran ke kota. Para buruh tani pergi ke kota untuk menjadi buruh pabrik. Kota-kota besar pun menjadi padat dan semakin sesak. Para buruh hidup berjejal-jejal di tempat tinggal yang kumuh dan kotor. Tidak hanya itu, dalam pekerjaan, mereka menjadi objek pemerasan majikan. Buruh bekerja rata-rata 12 jam dalam sehari, namun tetap miskin. Kemiskinan berakibat langsung pada meningkatnya kejahatan dan ketergantungan pada minuman keras. Dampak lain adalah pengangguran, wanita dan anak ikut bekerja, dan kurangnya jaminan kesejahteraan.

2. Bidang Ekonomi
Pengaruh Revolusi Industri dalam bidang ekonomi ditandai dengan pembangunan daerah-daerah industri dilakukan secara besar-besaran. Revolusi industri juga berpengaruh terhadap munculnya kota-kota industri seperti Manchester, Liverpool, dan Birmingham. Kemunculan kota-kota industri tersebut merupakan satu keniscayaan ketika industri berkembang. Perkembangan pesat dalam bidang industri ternyata tidak hanya bersifat kuantitas melainkan juga berpengaruh terhadap kualitas barang industri yang meningkat tajam. Revolusi industri telah banar-benar mendorong warga Inggris untuk memperbaiki segala sesuatu berhubungan dengan hasil pekerjaan mereka.

3. Bidang Politik
Dampak Revolusi Industri dalam bidang politik antara lain, (1) munculnya kaum borjuis sebab kemajuan industri melahirkan orang-orang kaya baru yang merupakan penguasa industri. (2) Tumbuhnya demokrasi dan nasionalisme. (3) Munculnya imperialisme modern, yaitu upaya mengembangkan imperialisme yang berlandaskan kekuatan ekonomi, mencari tanah jajahan, bahan mentah serta mengembangkan pasar bagi industrinya. (4) Berkembangnya liberalisme yang awalnya hanya berkembang di Inggris ketika berlangsung Revolusi Agraria dan Revolusi Industri. Dalam menentukan kebijakan politik dan ekonomi, partai liberal sangat berpengaruh.

Bagi Indonesia, revolusi induestri memiliki dampak tersendiri. Revolusi Industri menimbulkan adanya imperialisme modern yang bertujuan mencari bahan mentah, tenaga kerja murah, dan pasar bagi hasil-hasil produksi. Perdagangan bebas melahirkan konsep liberalisme. Hal ini mengimbas pada negara-negara koloni, seperti juga wilayah-wilayah di Asia yang menjadi jajahan bangsa Eropa. Termasuk Indonesia.

Ketika Thomas Stamford Raffles, gubernur jenderal dari Inggris, berkuasa di Indonesia (1811 – 1816), ia berupaya memperkenalkan prinsip-prinsip liberalisme di Indonesia. Kebijakan yang diberlakukannya, antara lain, memperkenalkan sistem ekonomi uang, memberlakukan pajak sewa tanah untuk memberi kepastian siapa pemilik tanah, menghapus penyerahan wajib, menghapus kerja rodi, serta menghapus perbudakan. Ketika Inggris menyerahkan Indonesia ke tangan Belanda, dibuat perjanjian bahwa Belanda akan tetap memberlakukan perdagangan bebas.


1. Thoriq Dianbara P
2. Hafidz Abdul Karim
3. Fawaz Fahmi Bahwal

Revolusi Kebudayaan Mao Zedong

Contoh yang kami ambil disini adalah revolusi kebudayaan (cultural revolution) yang dilaksanakan oleh Mao Zedong pada tahun 1955-1975. Alasan kami memilih topik ini dikarenakan menurut kami revolusi ini dalam eksekusinya sangat terstruktur, sistematis , dan dilaksanakan secara masif.

Mao Zedong menerbitkan sebuah buku pedoman yang berisi idealisme Dan pokok-pokok pikiran Mao Zedong. Kompilasi tersebut dikenal sebagai " buku merah kecil " (little red book ) untuk menjatuhkan pemerintahan kuomintang / Republik Demokratis China dipimpin oleh sun yat sen .

Mao Zedong menyebarkan idealismenya di pedesaan Dan dengan kemampuan retorikanya ia memperoleh dukungan dari rakyat kalangan buruh Dan proletar ia pun melancarkan propaganda nya di sekolah-sekolah desa dan menyelenggarakan pendidikan kader yang dinaungi partai komunis tiongkok (yang waktu itu belum memiliki pengaruhi besar dalam pemerintahan). Setelah itu Mao meminta dukungan uni sovyet dalam persenjataan Dan dukungan militer sovyet bila Mana diperlukan. Akhirnya Mao berhasil mendirikan pemerintahan di dalam pemerintahan resmi. Kemuidian, ia meneyerang pasukan pemerintah, Dan karna didukung oleh persenjataan yang memadai Dan persiapan Dan perencanaan yang matang, Mao Dan pendukung berhasil mengalahkan pasukan pemerintah di provinsi-provinsi yang berada di China Tengah Dan Barat memukul mundur pasukan pemerintah dari kota-kota besar seperti Beijing, shanghai, Dan kanton. Pasukan pemerintah berhasil dikalahkan sampai ke garis pantai Dan melarikan diri ke pulau formosa yang kini dikenal sebagai Taiwan yang nama resminya adalah republik cina , sementara daratan China yang dikuasai Mao zedong dikenal sebagai Republik rakyat cina yang menandai keberhasilan revolusi dalam menjatuhkan pemerintah yang sewenang-wenag Dan kapitalis.


Azhari Alkautsar
Andhika Rafi
Fajar Muhammad
R.M.C Hanif
Andhika Rafi

Selasa, 06 Juni 2017

Tanggapan mengenai masyarakat multikultural

  Menurut saya seharusnya antar umat beragama di kalbar lebih memiliki sifat toleransi yang lebih kuat. Karena indonesia merupkan suatu negara yang multikultural (memiliki budaya yang sangat banyak).

  Pada kasus tersebut sangat terlihat sikap orang kafir (diluar islam) dan umat islam sangat tidak mencerminkan sikap toleran yang padahal seharusnya kedua belah pihak harus sama-sama menghargai satu sama lain. Seperti misalnya dalam teks tersebut disampaikan bahwa cornelis (gubernur kalbar) yang menghadang kedatangan tokoh agama islam. Padahal di Kalimantan Barat juga banyak umat muslim yang membutuhkan tausiyah atau pengajaran dari tokoh tokoh agama islam.

  Dari data diatas disebutkan bahwa HRS menyebut bahwa orang lain diluar islam merupakan kaum kafir yang mungkin terkesan pada perendahan derajat bagi mereka yang bukan islam. Padahal kafir hanya merupakan istilah bagi umat muslim untuk menyebut mereka yang bukan umat islam, bukan berupa perendahan derajat melainkan hanya sebuah istilah.

  Jadi kesimpulannya adalah bagi orang orang dayak harus lebih mengetahui tentang islam sebelum menyimpulkan agar terhindar dari kesalahpahaman yang akan menuntun pada perpecahan bangsa dan negara, tetapi tidak menutup kemungkinan juga kasus tersebut merupakan bagian dari perpolitikan nasional hingga internasional.

 Sekian.


(Jundi aulia robbani-11 ips 1)

Senin, 05 Juni 2017

Tugas Pengendalian Sosial

~preventif~ karena preventif merupakan suatu tindakan untuk mencegah terjadinya pelanggaran sosial (sebelum terjadi), maka guru sebaiknya mengingatkan muridnya perihal jangan menyontek serta menanamkan pemahaman yang sesuai dengan kemampuan murid sehingga murid tidak akan menyontek jika mereka paham betul akan materi-materi yang disampaikan oleh guru.

~represif~ Karena represif tindakan setelah terjadinya pelanggaran sosial maka hal yang harus dilakukan adalah memberikan sanksi kepada siswa agar membuatnya jera dan juga mencari tau apa masalah yang dihadapi oleh siswa tersebut sehingga membuatnya melakukan penyimpangan sosial yaitu mencontek.

(Jundi aulia robbani , 11 ips 1)

Minggu, 04 Juni 2017

Tugas sosiologi Abdul Muqsith Husamullah X-A

Judul : Pecandu Narkoba 

represif :
1.menindaklanjuti pemaikainya 
2.menyita semua hal hal yang mengandung narkoba dari dia
3.direhabilitasi
4.dilarang keluar rumah
5. penyuluhan oleh pihak yang kompeten baik di sekolah dan masyarakat

preventif:
1.Mengawasi dengan siapa dia bermain
2.menghindari pergaulan bebas
3.menguatkan iman kita 
4.bergaul dengan orang orang baik
5.mengingatkan teman kita yang hampir masuk dalam pergaulan bebas

Jumat, 02 Juni 2017

tugas pengendalian sosial

Pengendalian Sosial

yang sebaiknya dilakukan agar siswa tidak mencontek saat ujian

Prevenif :

memberi tau siswa bahwa mencontek itu sebenarnya tidak baik dan apa konsekuensinya

Represif : 

memberikan hukuman atas siswa atau siswi yang telah melanggar hukuman dengan adil dan benar


IRFAN. W
XA

Tugas pengendalian sosial

Pengendalian sosial

Pornografi pada anak

Preventif:
1. Mendidik anak dengan ilmu agama yg baik
2. Memonitor aktivitas anak dalam menggunakan fasilitas entertainment
3. Memberikan hiburan atau kegiatan yang pas untuk anak sebagai pengalihan dari bahaya pornografi
4. Memberikan sex education yang baik pada anak
5. Menjelaskan bahaya pornografi dan konsekuensinya
6. Memasukkan anak ke lembaga pendidikan yang mempunyai pendidikan dan lingkungan yang baik

Represif:
1. Mengambil dan menyita seluruh hiburan dari tangan anak
2. Memarahi anak
3. Memasung anak dari dunia internet atau hiburan lainnya

Daffa Ulhaq XA

*maaf pak saya kira dikirim via wa sudah saya kirim dari lama

YG Entertainment: HANBIN SHOULDN’T HAVE TO LEAVE IKON

Hello there, I just signed the petition "YG Entertainment: HANBIN SHOULDN'T HAVE TO LEAVE IKON" and wanted to see if you could...