Minggu, 26 Februari 2017
Suku Gayo (Sumatera)
13022017
*AGAMA/KEPERCAYAAN*
Suku Gayo beragama Islam dan mereka dikenal taat dalam agamanya dan mereka menggunakan Bahasa Gayo dalam percakapan sehari-hari mereka.
*ADAT/KEBIASAAN*
Sistem perkawinan yang berlaku berdasarkan tradisi adalah eksogami belah, dengan adat menetap sesudah nikah yang patrilokal (juelen) atau matrilokal (angkap).
Pada masa sekarang banyak keluarga inti yang mendiami rumah sendiri. Pada masa lalu orang Gayo terutama mengembangkan mata pencaharian bertani di sawah dan beternak, dengan adat istiadat mata pencaharian yang rumit.
Selain itu ada penduduk yang berkebun, menangkap ikan, dan meramu hasil hutan. Mereka juga mengembangkan kerajinan membuat keramik, menganyam, dan menenun. Kini mata pencaharian yang dominan adalah berkebun, terutama tanaman kopi gayo.
*EVALUASI/KOMENTAR*
*AGAMA*• Jadiii suku gayo ini mengikuti agama islam, sama halnya seperti kita, sama sama menyembah Allah.
*ADAT*
Adat suku gayoo salah satunyaa ituuu... Kalau habis nikah atau kawin harus langsung menetap dirumah sendiri
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
SUKU MENTAWAI (Sumatera Barat)
13022017
1. *Agama/Kepercayaan*
Mayoritas orang Mentawai memeluk agama Katolik dan sebagian beragama Protestan, Islam atau Bahai. Walaupun demikian sebagian besar orang Mentawai tetap memegang teguh religinya yang asli, ialah Arat Bulungan. Arat berarti "adat" dan bulungan berasal dari kata bulu (= daun).
Dalam religinya, bukan hanya manusia yang mempunyai jiwa, tetapi juga hewan, tumbuh-tumbuhan, batu, air terjun sampai pelangi, dan juga kerangka suatu benda. Selain dari jiwa, ada berbagai macam ruh yang menempati seluruh alam semesta, yakni di laut, udara, dan hutan belantara.
2. *Adat/Kebiasaan*
Menurut agama tradisional Mentawai yaitu Arat Sabulungan (arat berarti adat sedangkan sabulungan berarti bulu) seluruh benda hidup dan segala yang ada di alam mempunyai roh atau jiwa (simagre). Roh dapat memisahkan dari tubuh dan bergentayangan dengan bebas. Jika keharmonisan antara roh dan tubuhnya tidak dipelihara, maka roh akan pergi dan dapat menyebabkan penyakit. Konsep kepercayaan ini berlaku dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, kegiatan keseharian yang tidak sesuai dengan adat dan kepercayaan maka dapat mengganggu keseimbangan dan keharmonisan roh di alam. *(ADAT)*
Dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Mentawai menerapkan prinsip kesederhanaan, ini terlihat dari cara berpakaian tradisional masyarakat Mentawai yang para lelakinya mengenakanKabit yakni penutup bagian tubuh bawah yang hanya terbuat dari kulit kayu. Sementara bagian tubuh atas dibiarkan telanjang. Sedangkan untuk para wanita, mereka menutup tubuh bagian bawah dengan memakai untaian pelepah daun pisang hingga berbentuk seperti rok. Sementara untuk tubuh bagian atas, mereka merajut daun rumbia hingga berbentuk seperti baju. *(KEBIASAAN)*
3. *EVALUASI/KOMENTAR*
→ Agama/Kepercayaan
Agama tradisional Suku Mentawai adalah Arat Bulungan, yang mengaggap benda mati, sampai air terjun, batu, dan pelangi memeliki ruh. Dalam ajaran Islam itu termasuk syirik yang menganggap benda mempunyai ruh.
→ Adat/Kebiasaan
Kebiasaan masyarakat Suku Mentawai dalam berpakaian tidak sesuai dengan ajaran Islam yaitu tidak menutup auratnya.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
YG Entertainment: HANBIN SHOULDN’T HAVE TO LEAVE IKON
Hello there, I just signed the petition "YG Entertainment: HANBIN SHOULDN'T HAVE TO LEAVE IKON" and wanted to see if you could...
-
Paguyuban Asep Dunia (PAD) , adalah gerakan sosial yang bertujuan mempertemukan para pemilik nama Asep di seluruh Dunia untuk bersilat...
-
1C . menurut saya integrasi di indonesia bisa dikatakan cukup baik , karena sebagian besar warga sudah paham dengan apa maksud sebenarnya da...